Banyak peserta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) PKH yang bertanya bagaimana cara mengambil bantuan di Mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) di lokasi sekitar tempat tinggal KPM. Berikut Admin berbagi caranya :
Pertama - tama ibu - ibu yang sudah menerima kartu KKS Himbara menanyakan kepada pendamping apakah bantuan PKH sudah disalurkan ke rekening masing-masing atau belum, jika sudah ada pemberitahuan, baru ibu-ibu bisa merencanakan untuk mencairkan bantuan di agen bank (yang ditunjuk) atau mesin ATM terdekat. (Jangan mudah percaya rayuan minimarket berjaringan/perorangan yang menawarkan jasa penarikan bantuan tanpa ada plang atau penunjukan resmi dari bank)
Yang kedua, Pastikan jika sudah mendengar kabar bantuan telah disalurkan ke rekening ibu-ibu, ibu-ibu mencari mesin ATM terdekat dengan lokasi tinggal. Sesudah Ibu-ibu mendapatkan mesin ATM terdekat, pastikan Ibu-ibu mendapati logo Himbara di sekitar ATM tersebut baik dipintu ATM maupun di Mesin ATM di bagian dalam. Ini contoh logo Himbara yang wajib ada...
Logo Himbara Bujur sangkar 4 buah
Biasanya logo Himbara bersandingan dengan logo Bank....
Selanjutnya, jika sudah pasti ada ibu-ibu bisa melanjutkan transaksi di ATM tersebut, namun jika tidak ada, sebaiknya ibu-ibu balik kanan lalu pulang.... Atauuu.... Menuju Agen terdekat yang sudah ditunjuk....
Jika ada... Langkah berikutnya ibu masuk kedalam ruang mesin ATM, eits... tapi jangan lupa Pintu Ruangannya dibuka dulu agar tidak benjol di bagian dahi... dan Siapkan Kartu ATM maupun PIN yang sudah diberikan...
Setelah masuk, pastikan Kaca Mata hitam, slayer penutup sebagian wajah, Helm dan yang menghalangi camera pengawas di atas ATM dilepas. Ini berguna agar ketika ada troubel/masalah ketika pengambilan uang, ibu-ibu bisa melakukan complain dengan bukti rekaman cctv. Horeeee ibu-ibu masuk rekaman.......
jangan Kaget kalau didalam Ruang Mesin ATM dingin.... bukan karena berhantu atau lain2... tapi karena ada AC nya hehehe...
Selanjutnya masukkan kartu ATM ke mesin ATM (Jangan dimasukkan saku atau dompet dulu...), dan ikuti petunjuk yang ada, seperti masukkan PIN dan pilih menu HIMBARA untuk melakukan transaksi, baik Penarikan, transfer, cek saldo dll.
Sesudah transaksi selesai, seperti penarikan tunai, segera ambil uang yang keluar dan kartu ATM (kalau kelamaan nanti kartu ATM masuk/tertelan mesin ATM). Masukkan terlebih dahulu Kartu ATM ke dalam dompet, Saku yang paling aman, atau tempat teraman lainnya yang sudah disiapkan dari rumah. Usahakan hitung uang didepan mesin ATM (jangan diluar mesin) untuk menghindari orang/oknum yang tidak bertanggung jawab. setelah uang yang diterima benar, masukkan kedalam dompet, lalu tarik struk/bukti penarikan dan simpan bersama kartu ATM tersebut.
Pastikan tidak ada barang pribadi yang tertinggal di dalam ruang mesin ATM baik kontak kendaraan, HP, Helm, dompet, kartu ATM dan lain-lain. Balik kanan lalu buka pintu kembali, Agar tidak benjol di dahi bertambah parah.....
Tutup pintu dan panggil ojek anda untuk mengantar ke tempat tujuan selanjutnya....
Salam PKH..... *Panduan ini berlaku untuk mesin ATM Jomblo/yang sendirian, kalau ramai ramai dan ditempat umum silahkan hapus ingatan ibu-ibu di bagian yang tidak perlu, *Jangan pernah membelikan bantuan PKH untuk Rokok atau Pulsa HP apalagi untuk baju lebaran, utamakan untuk kebutuhan gizi anak anda. *Penarikan Bantuan melalui Agen Resmi atau ATM Himbara adalah Gratissssssss.....
Bagikan atau share website ini kepada teman-teman sesama penerima PKH atau KPM agar lebih mudah dalam bertransaksi di Mesin ATM.
Berikut contoh videonya....
Fujiyono, S.Pd (Pendamping PKH) mendampingi peserta PKH mengambil bantuan.
Bondowoso, (02/05/2017). Hingar bingar penyaluran bantuan sosial (Bansos) non tunai telah sampai di kecamatan Pujer kabupaten Bondowoso. Kecamatan Pujer merupakan kecamatan kedua setelah penyaluran perdana Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di kecamatan Maesan tahun 2017. Seperti liputan Botolinggo crew di kecamatan sebelumnya, kebahagiaan terpancar dari semua wajah penerima manfaat PKH yang hadir untuk mengambil bantuan yang telah sekilan lama tertunda karena proses intergrasi penyaluran dari tunai menjadi non Tunai.
Persiapan matang untuk penyaluran bansos di kecamatan Pujer terlihat sedemikian rupa, Hal ini jelas terlihat dari lancar dan tertibnya penerima bantuan yang baru pertama kali melaksanakan penyaluran berbasis non tunai. Wajah kebingungan saat memasuki area penyaluran bansos segera sirna karena kesigapan pendamping dalam merespon tanda - tanda serta raut wajah ibu-ibu penerima bantuan yang berbeda dari sebelumnya.
Pelaksanaan penyaluran bansos Non Tunai di kecamatan Pujer berlangsung sedari tanggal 1 - 2 Juni 2017 yang bertempat di balai desa Kejayan dan balai desa Maskuning Kulon. Berdasarkan nara sumber yakni pendamping PKH kecamatan Pujer yang sempat Botolinggo crew mintai keterangan, "PKH kecamatan Pujer menyalurkan bantuan kepada sekitar 2700 KPM dengan ketentuan serta tahapan - tahapan penyaluran bantuan non tunai yang telah ditentukan," ujar Saudari Hilya Diana, S.Pd. Tak lupa juga, saudari Hilya menyampaikan bahwa ada beberapa ketentuan dan tahapan secara umum yang harus di penuhi oleh penerima bantuan dalam penyaluran kali ini diantaranya : peserta diwajibkan datang sendiri/tidak diwakilkan, perserta membawa KTP, KK, serta kartu PKH asli sebagai syarat verifikasi pengambilan buku tabungan maupun ATM, peserta wajib tertib dan mengikuti alur tahapan-tahapan yang sudah ditentukan. Sedangkan gambaran umum tahapan - tahapan penyaluran bantuan adalah : 1, Peserta datang langsung menuju meja absensi kehadiran, 2. Peserta menempati ruang tunggu 1 di depan meja verifikator, 3. Peserta yang dipanggil maju menuju meja verifikator dengan membawa syarat administrasi asli, 4. Setelah dari meja verifikator dinyatakan "data sesuai", peserta mendapatkan buku tabungan, ATM Himbara, dan kartu PIN ATM, 5. Peserta selanjutnya menuju ruang tunggu Teller hingga mendapat panggilan sesuai antrian, 6. Peserta menghadap ke Teller dan melakukan penarikan bantuan melalui mesin EDC (Electronik Data Capture), 7. Peserta wajib menghitung jumlah bantuan di depan teller, dan jika sesuai baru diperkenankan meninggakan meja teller, 8. Peserta mengisi daftar jumlah nominal bantuan yang diambil, setelah itu peserta diperkenankan meninggalkan lokasi.
Peserta berada di meja teller untuk mengambil bantuan.
Hingga berita ini diturunkan, penyaluran bantuan di kecamatan Pujer berlangsung dengan aman dan tertib. Tidak nampak adanya antrian serta desak-desakan antara penerima bantuan yang selama ini menjadi ciri khas dari penyaluran Bansos. (sar)